THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES

Thursday, April 2, 2009

74 Wasiat Buat Pemuda

Segala puji bagi Allah yang berfirman:

“Dan sungguh Kami telah memerintahkan orang-orang yang diberi kitab sebelum kamu dan (juga) kepada kamu; bertakwalah kepada Allah.” (An-Nisa’: 131)

Serta shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada hamba dan rasul-Nya Muhammad yang bersabda:

“Aku wasiatkan kepada kalian agar bertakwa kepada Allah , serta agar kalian mendengar dan patuh.”



Dan takwa kepada Allah adalah mentaati-Nya dengan melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.

Wa ba’du:

Berikut ini adalah wasiat islami yang berharga dalam berbagai aspek seperti ibadah, muamalah, akhlak, adab dan yang lainnya dari sendi-sendi kehidupan. Kami persembahkan wasiat ini sebagai peringatan kepada para pemuda muslim yang senantiasa bersemangat mencari apa yang bermanfaat baginya, dan sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang yang beriman. Kami memohon kepada Allah agar menjadikan hal ini bermanfaat bagi orang yang membacanya ataupun mendengarkannya. Dan agar memberikan pahala yang besar bagi penyusunnya, penulisnya, yang menyebarkannya ataupun yang mengamalkannya. Cukuplah bagi kita Allah sebaik-baik tempat bergantung.

1. Ikhlaskanlah niat kepada Allah dan hati-hatilah dari riya’ baik dalam perkataan ataupun perbuatan.

2. Ikutilah sunnah Nabi dalam semua perkataan, perbuatan, dan akhlak.

3. Bertaqwalah kepada Allah dan ber’azamlah untuk melaksanakan semua perintah dan menjauhi segala larangan-Nya.

4. Bertaubatlah kepada Allah dengan taubat nashuha dan perbanyaklah istighfar.

5. Ingatlah bahwa Allah senatiasa mengawasi gerak-gerikmu. Dan ketahuilah bahwa Allah melihatmu, mendengarmu dan mengetahui apa yang terbersit di hatimu.

6. Berimanlah kepada Allah, malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari akhir serta qadar yang baik ataupun yang buruk.

7. Janganlah engkau taqlid (mengekor) kepada orang lain dengan buta (tanpa memilih dan memilah mana yang baik dan yang buruk serta mana yang sesuai dengan sunnah/syari’at dan mana yang tidak). Dan janganlah engkau termasuk orang yang tidak punya pendirian.

8. Jadilah engkau sebagai orang pertama dalam mengamalkan kebaikan karena engkau akan mendapatkan pahalanya dan pahala orang yang mengikuti/mencontohmu dalam mengamalkannya.

9. Peganglah kitab Riyadlush Shalihin, bacalah olehmu dan bacakan pula kepada keluargamu, demikian juga kitab Zaadul Ma’ad oleh Ibnul Qayyim.

10. Jagalah selalu wudlu’mu dan perbaharuilah. Dan jadilah engkau senantiasa dalam keadaan suci dari hadats dan najis.

11. Jagalah selalu shalat di awal waktu dan berjamaah di masjid terlebih lagi sahalat ‘Isya dan Fajr (shubuh).

12. Janganlah memakan makanan yang mempunyai bau yang tidak enak seperti bawang putih dan bawang merah. Dan janganlah merokok agar tidak membahayakan dirimu dan kaum muslimin.

13. Jagalah selalu shalat berjamaah agar engkau mendapat kemenangan dengan pahala yang ada pada shalat berjamaah tersebut.

14. Tunaikanlah zakat yang telah diwajibkan dan janganlah engkau bakhil kepada orang-orang yang berhak menerimanya.

15. Bersegeralah berangkat untuk shalat Jumat dan janganlah berlambat-lambat sampai setelah adzan kedua karena engkau akan berdosa.

16. Puasalah di bulan Ramadhan dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah agar Allah mengampuni dosa-dosamu baik yang telah lalu ataupun yang akan datang.

17. Hati-hatilah dari berbuka di siang hari di bulan Ramadhan tanpa udzur syar’i sebab engkau akan berdosa karenanya.

18. Tegakkanlah shalat malam (tarawih) di bulan Ramadhan terlebih-lebih pada malam lailatul qadar dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah agar engkau mendapatkan ampunan atas dosa-dosamu yang telah lalu.

19. Bersegeralah untuk haji dan umrah ke Baitullah Al-Haram jika engkau termasuk orang yang mampu dan janganlah menunda-nunda.

20. Bacalah Al-Qur’an dengan mentadaburi maknanya. Laksanakanlah perintahnya dan jauhi larangannya agar Al-Qur’an itu menjadi hujjah bagimu di sisi rabmu dan menjadi penolongmu di hari qiyamat.

21. Senantiasalah memperbanyak dzikir kepada Allah baik perlahan-lahan ataupun dikeraskan, apakah dalam keadaan berdiri, duduk ataupun berbaring. Dan hati-hatilah engkau dari kelalaian.

22. Hadirilah majelis-majelis dzikir karena majelis dzikir termasuk taman surga.

23. Tundukkan pandanganmu dari aurat dan hal-hal yang diharamkan dan hati-hatilah engkau dari mengumbar pandangan, karena pandangan itu merupakan anak panah beracun dari anak panah Iblis.

24. Janganlah engkau panjangkan pakaianmu melebihi mata kaki dan janganlah engkau berjalan dengan kesombongan/keangkuhan.

25. Janganlah engkau memakai pakaian sutra dan emas karena keduanya diharamkan bagi laki-laki.

26. Janganlah engkau menyeruapai wanita dan janganlah engkau biarkan wanita-wanitamu menyerupai laki-laki.

27. Biarkanlah janggutmu karena Rasulullah: “Cukurlah kumis dan panjangkanlah janggut.” (HR. Bukhari Dan Muslim)

28. Janganlah engkau makan kecuali yang halal dan janganlah engkau minum kecuali yang halal agar doamu diijabah.

29. Ucapkanlah “bismillah” ketika engkau hendak makan dan minum dan ucapkanlah “alhamdulillah” apabila engkau telah selesai.

30. Makanlah dengan tangan kanan, minumlah dengan tangan kanan, ambillah dengan tangan kanan dan berilah dengan tangan kanan.

31. Hati-hatilah dari berbuat kezhaliman karena kezhaliman itu merupakan kegelapan di hari kiamat.

32. Janganlah engkau bergaul kecuali dengan orang mukmin dan janganlah dia memakan makananmu kecuali engkau dalam keadaan bertaqwa (dengan ridla dan memilihkan makanan yang halal untuknya).

33. Hati-hatilah dari suap-menyuap (kolusi), baik itu memberi suap, menerima suap ataupun perantaranya, karena pelakunya terlaknat.

34. Janganlah engkau mencari keridlaan manusia dengan kemurkaan Allah karena Allah akan murka kepadamu.
35. Ta’atilah pemerintah dalam semua perintah yang sesuai dengan syari’at dan doakanlah kebaikan untuk mereka.

36. Hati-hatilah dari bersaksi palsu dan menyembunyikan persaksian.
“Barangsiapa yang menyembunyikan persaksiannya maka hatinya berdosa. Dan Allah maha mengetahui apa yang kalian kerjakan.” (Al-Baqarah: 283)

37. “Dan ber amar ma’ruf nahi munkarlah serta shabarlah dengan apa yang menimpamu.” (Luqman: 17)
Ma’ruf adalah apa-apa yang diperintahkan oleh Allah dan rasul-Nya , dan munkar adalah apa-apa yang dilarang oleh Allah dan rasul-Nya.

38. Tinggalkanlah semua hal yang diharamkan baik yang kecil ataupun yang besar dan janganlah engkau bermaksiat kepada Allah dan janganlah membantu seorangpun dalam bermaksiat kepada-Nya.

39. Janganlah engkau dekati zina. Allah berfirman: “Janganlah kalian mendekati zina. Sesungguhnya zina itu adalah kekejian dan sejelek-jelek jalan.” (Al-Isra’:32)

40. Wajib bagimu berbakti kepada orang tua dan hati-hatilah dari mendurhakainya.

41. Wajib bagimua untuk silaturahim dan hati-hatilah dari memutuskan hubungan silaturahim.

42. Berbuat baiklah kepada tetanggamu dan janganlah menyakitinya. Dan apabila dia menyakitimu maka bersabarlah.

43. Perbanyaklah mengunjungi orang-orang shalih dan saudaramu di jalan Allah.

44. Cintalah karena Allah dan bencilah juga karena Allah karena hal itu merupakan tali keimanan yang paling kuat.

45. Wajib bagimu untuk duduk bermajelis dengan orang shalih dan hati-hatilah dari bermajelis dengan orang-orang yang jelek.

46. Bersegeralah untuk memenuhi hajat (kebutuhan) kaum muslimin dan buatlah mereka bahagia.

47. Berhiaslah dengan kelemahlembutan, sabar dan teliti. Hatilah-hatilah dari sifat keras, kasar dan tergesa-gesa.

48. Janganlah memotong pembicaraan orang lain dan jadilah engkau pendengar yang baik.

49. Sebarkanlah salam kepada orang yang engkau kenal ataupun tidak engkau kenal.

50. Ucapkanlah salam yang disunahkan yaitu “assalamualaikum” dan tidak cukup hanya dengan isyarat telapak tangan atau kepala saja.

51. Janganlah mencela seorangpun dan mensifatinya dengan kejelekan.

52. Janganlah melaknat seorangpun termasuk hewan dan benda mati.

53. Hati-hatilah dari menuduh dan mencoreng kehormatan oarng lain karena hal itu termasuk dosa yang paling besar.

54. Hati-hatilah dari namimah (mengadu domba), yakni menyampaikan perkataan di antara manusia dengan maksud agar terjadi kerusakan di antara mereka.

55. Hati-hatilah dari ghibah, yakni engkau menceritakan tentang saudaramu apa-apa yang dia benci jika mengetahuinya.

56. Janganlah engkau mengagetkan, menakuti dan menyakiti sesama muslim.

57. Wajib bagimu melakukan ishlah (perdamaian) di antara manusia karena hal itu merupakan amalan yang paling utama.

58. Katakanlah hal-hal yang baik, jika tidak maka diamlah.

59. Jadilah engkau orang yang jujur dan janganlah berdusta karena dusta akan mengantarkan kepada dosa dan dosa mengantarakan kepada neraka.

60. Janganlah engkau bermuka dua. Datang kepada sekelompok dengan satu wajah dan kepada kelompok lain dengan wajah yang lain.

61. Janganlah bersumpah dengan selain Allah dan janganlah banyak bersumpah meskipun engkau benar.

62. Janganlah menghina orang lain karena tidak ada keutamaan atas seorangpun kecuali dengan taqwa.

63. Janganlah mendatang dukun, ahli nujum serta tukang sihir dan jangan membenarkan (perkataan) mereka.

64. Janganlah menggambar gambar manuasia dan binatang. Sesungguhnya manusia yang paling keras adzabnya pada hari kiamat adalah tukang gambar.

65. Janganlah menyimpan gambar makhluk yang bernyawa di rumahmu karena akan menghalangi malaikat untuk masuk ke rumahmu.

66. Tasymitkanlah orang yang bersin dengan membaca: “yarhamukallah” apabila dia mengucapkan: “alhamdulillah”

67. Jauhilah bersiul dan tepuk tangan.

68. Bersegeralah untuk bertaubat dari segala dosa dan ikutilah kejelekan dengan kebaikan karena kebaikan tersebut akan menghapuskannya. Dan hati-hatilah dari menunda-nunda.

69. Berharaplah selalu akan ampunan Allah serta rahmat-Nya dan berbaik sangkalah kepada Allah .

70. Takutlah kepada adzab Allah dan janganlah merasa aman darinya.

71. Bersabarlah dari segala mushibah yang menimpa dan bersyukurlah dengan segala kenikamatan yang ada.

72. Perbanyaklah melakukan amal shalih yang pahalanya terus mengalir meskipun engkau telah mati, seperti membangun masjid dan menyebarakan ilmu.

73. Mohonlah surga kepada Allah dan berlindunglah dari nereka.

74. Perbanyaklah mengucapkan shalawat dan salam kepada Rasulullah.

Shalawat dan salam senantiasa Allah curahkan kepadanya sampai hari kiamat juga kepada keluarganya dan seluruh shahabatnya.

(Diterjemahkan dari buletin berjudul 75 Washiyyah li Asy-Syabab terbitan Daarul Qashim Riyadl-KSA oleh Abu Abdurrahman Umar Munawwir)

ibu,aku menantimu di sana...

Bulan ini, sudah hampir sembilan bulan aku dikandungkan ibuku dan dibawa kesana kemari. Rasanyanya, sudah tidak sabar lagi untuku keluar melihat dunia.aku sering mendengar cerita ibu tentang keindahan dunia. Betapa cantiknya alam ciptaan Tuhan ini. Dan yang paling aku nantikan, ialah menatap wajah ibuku.Ah! sebulan ini bagaikan setahun rasanya bagiku.

Masa yang aku nantikan akhirnya tiba jua...dengan payah, dengan jerit tangis dan sakitnya, akhirnya aku dilahirkan. Sebaik keluar,aku menjerit dan menagis ketakutan.bilik kecil itu begitu asing bagiku. Aku berasa begitu takut apabila melihat dunia.

Tiba-tiba,aku dipeluk oleh seorang manusia seperti aku. Aku membuka mata dan mengerking kearah manusia itu. Oh! Inilah ibu. Ibu yang mengandungkan aku dengan susah payah selama sembilan bulan. Cantik orangnya. Apabila ibu mendakapku, terasa aman jiwa ini. Aku berhenti menangis. Aku begitu selesa berada didalam dakapan ibu.

Aku memerhati sekeliling. Ayah, dimana ayah? Aku ingin menatap wajah ayah. Tapi ayah tiada. Ibu sebaliknya memberikan aku kepada seorang wanita lain. Aku tidak tahu siapa wanita itu, lalu aku kembali menangis. Lantas wanita itu kembali menyuapkan aku sebotol susu dan aku menghisap semahu-mahunya.

Tidak lama kemudian, aku melihat ibu bersiap-siap. Ibu.....ibu mahu kemana? Ibu tidak menjawab pertanyaanku itu, sebaliknya berlalu keluar dari bilik itu bersama wanita yang mendukungku ini.

Aku menjadi pelik, kenapa ibu tidak mahu menggendong aku. Bukankah aku ini anaknya? Selama sembilan bulan aku menunggu untuk menatap wajahmu ibu, kenapa tiba-tiba ibu bersikap dingin terhadapku?

Kemudian,ibu dan wanita itu menaiki sebuah kereta. Ibu memelukku erat,matanya tepat memandang kewajahku. Mataku dan mata ibu bertentangan. Terasa begitu bahagia apabila aku dapat menatap wajahmu ibu...

Aku melihat sekeliling. Gelap. Ada bulan diatas sana dan disekelilingnya berkelip-kelip jutaan butir bintang. Langkah indahnya dunia ini. Mungkin inilah yang ibu katakan sebagai malam.

Sedang aku mengelamun,tiba-tiba kereta yang aku naiki bersama ibu berhenti disebuah taman permainan kanak-kanak. Wanita itu kemudiaannya mengambilku daripada pangkuan ibu. Aku kembali menangis. Entah kenapa, aku benar-benar tidak selesa dengan wanita itu.

Aku memandang wajah ibu dengan tangisan dan teriakanku. Namun, ibu hanya melihatku dengan pemandangan yang sayu. Kemudian ibu berpaling ke arah lain. Wanita itu membawa aku pergi, lantas meletakkan aku diatas tanah yang berumput, bersebelahan dengan tong sampah yang hapak baunya.

Aku menangis dan menjerit. Kenapa letakkan aku disini!!! Aku mahu kembali kepangkuan ibu...mana ibuku....

Ibu!!! Kenapa ibu tinggalkan aku di sini? Di sini bukanlah tempat seorang bayi seperti kau ini. Bukankah aku sepatutnya dibelai dan dimandikan, lalu diberikan pakaian untuk menutup tubuh ini???

Semut-semut merah yang bias berkeliaran itu mula merayapi tubuhku. Seekor daripadanya menggigit tubuhku yang masah dipenuhi darah. Aduh! Ibu......sakit ibu....sakit!!!!!!!

Aku terus meraung apabila semut-semut it uterus menggigit tali pusatku. Ia kemudian menggigit pula bibirku. Aduh....aku tak tertahan lagi.aku cuba menepis semut-semut merah yang mula menyerang telinga, kaki, tangan dan seluruh tubuhku, tetapi tidak terdaya. Tanganku ini terlalu kecil dan lemah.

Aduh.....ibu!!!!!!! sakit ibu...tolong anakmu ini ibu...aku menangis kesakitan, tetapi ibu tidak juga datang membawaku pergi.

Waktu berlalu, akhirnya aku menjadi lesu sendiri. Aku tidak punya suara lagi untuk menangis dan aku tidak berdaya lagi menepis semut yang semakin ganas menggigit tubuhku ini. Aku juga tidak berminat untuk melihat kegelapan malam dan bulan yang terapung di langit.

Ibu.....aku sayangkanmu....ibu...aku tidak sabar-sabar untuk lahir ke dunia, semata-mata untuk menatap wajahmu ibu, tapi ini yang kau lakukan padaku ibu...

Langit beransur cerah, matahari muncul dan cahayanya kian terik. Terasa aku sudah tidak mampu lagi untuk menghembus nafas ini. Tekakku luka kerana semalaman aku menangis memanggil namamu ibu. Kini, aku benar-benar lemah. Sisa nafas hanya tinggal di tenggorokku.

Telingaku tiba-tiba terdengar suara-suara manusia disekelilingku. Kemudian aku di angkat dan dipelukoleh seseorang, lalu membawa aku pergi dari situ.

Namun, aku tidak lagi bersemangat untuk hidup. Aku sudah tidak mahu lagi melihat dunia ini. Aku juga tidak mahu lagi menatap wajah ibuku.

Ibu, biarlah aku pergi,kalau itu yang engkau inginkan

Hanya satu yang ingin tanya padamu ibu...tidakkah engkau takut kepada Tuhan yang menjadikan diriku dan dirimu? Tidakkah engkau tahu, bahawa anak adalah satu kurniaan yang paling besar dari Tuhan buat hamba-hambaNya? Aku berdoa, semoga Tuhan mengampuni segala dosa-dosamu ibu.

Aku tahu, sebentar lagi aku akan kembali ke pangkuan Tuhan. Aku akan bertemu dengan dua lagi abangku yang pernah dibuang sebegini oleh ibu. Nanti, aku akan mendengar pula kisah sedih abang-abangku yang senasib denganku ini.

Terima kasih ibu, kerana melahirkan aku. Terima kasih juga kerana membuangku. Tunggu aku akan menunggu ibu ‘di sana nanti'.



di tulis kembali dari sumber Mastika June 2008..

Monday, March 16, 2009

UntukMu TEMAN...

with RABIATUL ADAWAIYAH...
(Kami pose time pas ngaji..hehe..)

dengan KHADIJAH...sahabat sejak kecilku..
(x ready nak pose la weh..hehe..)



Munsyi
d : Brothers



Di sini kita pernah bertemu
Mencari warna seindah pelangi
Ketika kau menghulurkan tanganmu
Membawaku ke daerah yang baru
Dan hidupku kini ceria
Kini dengarkanlah
Dendangan lagu tanda ingatanku
Kepadamu teman
Agar ikatan ukhuwah kan bersimpul padu

Kenangan bersamamu
Takkanku lupa
Walau badai datang melanda
Walau bercerai jasad dan nyawa

Mengapa kita ditemukan
Dan akhirnya kita dipisahkan
Mungkinkah menguji kesetiaan
Kejujuran dan kemanisan iman
Tuhan berikan daku kekuatan



Mungkinkah kita terlupa
Tuhan ada janji-Nya
Bertemu berpisah kita
Ada rahmat dan kasih-Nya
Andai ini ujian
Terangilah kamar kesabaran
Pergilah gelita hadirlah cahaya


Diselamanya....

Wahai WANITA....


Dilema
Album : Pelita Hidup IV
Munsyid : Hijjaz


Lihatlah panorama dunia
Wanita bagaikan hilang rasa malunya
Maruah yang menjadi maharnya
Tergadai sia bagai tiada berharga
Di manakah budinya di manakah akhlaknya
Sungguh pilu dan sayu mengenangkannya

Santun tiada lagi nafsu memimpin hati
Kehormatan diri tidak dipeduli

c/o
Oh wanita kembali menginsafi
Kepada asal fitrah kejadianmu

Diciptakan untuk dihormati

Sentiasa diredhai Tuhan Pencipta

Kembali kepadanya
juga pada Rasulnya
P
asti dihadirkan taufik dan hidayahnya

Wanita...

Kembalilah ke arah kemuliaan

Contohi peribadi Ummul Mukminin

Rasulullah dijadikan suami

Tertawan kerna keluhuran pekerti

Bukan kerana harta
bukan kerana nama
Tapi kerana budi yang disanjungi
Kembalilah...



Wanita perhiasan dunia

Bagai kilau permata di antara kaca

Sayangnya makin pudar cahaya

Hingga tiada lagi beza di antaranya

13 Aurat Wanita

1. Bulu kening -
Menurut Bukhari, Rasullulah melaknat perempuan yang mencukur atau menipiskan bulu kening atau meminta supaya dicukurkan bulu kening-Petikan dari Hadis Riwayat Abu Daud Fi Fathil Bari.

2. Kaki (tumit kaki) semacam hantu loceng -
Dan janganlah mereka (perempuan) membentakkan kaki (atau mengangkatnya) agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan - Petikan dari Surah An-Nur Ayat 31. Keterangan : Menampakkan kaki dan menghayunkan/ melenggokkan badan mengikut hentakan kaki terutamanya pada mereka yang mengikatnya dengan loceng…sama juga seperti pelacur dizaman jahiliyah ….

3. Wangian -
Siapa sahaja wanita yang memakai wangi-wangian kemudian melewati suatu kaum supaya mereka itu mencium baunya, maka wanita itu telah dianggap melakukan zina dan tiap-tiap mata ada zinanya terutamanya hidung yang berserombong kapal kata orang sekarang hidong belang - Petikan dari Hadis Riwayat Nasaii, Ibn Khuzaimah dan Hibban.

4. Dada -
Hendaklah mereka (perempuan) melabuhkan kain tudung hingga menutupi bahagian hadapan dada-dada mereka - Petikan dari Surah An-Nur Ayat 31.

5. Gigi -
Rasullulah melaknat perempuan yang mengikir gigi atau meminta supaya dikikirkan giginya - Petikan dari Hadis Riwayat At-Thabrani, Dilaknat perempuan yang menjarangkan giginya supaya menjadi cantik, yang merubah ciptaan Allah - Petikan dari Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim.

6. Muka dan leher -
Dan tinggallah kamu (perempuan) di rumah kamu dan janganlah kamu menampakkan perhiasan mu seperti orang jahilliah yang dahulu. Keterangan : Bersolek (make-up) dan menurut Maqatil sengaja membiarkan ikatan tudung yang menampakkan leher seperti orang Jahilliyah.

7. Muka dan Tangan -
Asma Binte Abu Bakar telah menemui Rasullulah dengan memakai pakaian yang tipis. Sabda Rasullulah: Wahai Asma! Sesungguhnya seorang gadis yang telah berhaid tidak boleh baginya menzahirkan anggota badan kecu ali pergelangan tangan dan wajah saja - Petikan dari Hadis Riwayat Muslim dan Bukhari.

8. Tangan -
Sesungguhnya kepala yang ditusuk dengan besi itu lebih baik daripada menyentuh kaum yang bukan sejenis yang tidak halal baginya - Petikan dari Hadis Riwayat At Tabrani dan Baihaqi.

9. Mata -
Dan katakanlah kepada perempuan mukmin hendaklah mereka menundukkan sebahagian dari pemandangannya - Petikan dari Surah An Nur Ayat 31.

Sabda Nabi Muhamad SAW, Jangan sampai pandangan yang satu mengikuti pandangan lainnya. Kamu hanya boleh pandangan yang pertama sahaja manakala pandangan seterusnya tidak dibenarkan hukumnya haram - Petikan dari Hadis Riwayat Ahmad, Abu Daud dan Tirmidzi.

10. Mulut (suara) -
Janganlah perempuan-perempuan itu terlalu lunak dalam berbicara sehingga berkeinginan orang yang ada perasaan serong dalam hatinya, tetapi ucapkanlah perkataan-perkataan yang baik - Petikan dari Surah Al Ahzab Ayat 32.

Sabda SAW, Sesungguhnya akan ada umat ku yang minum arak yang mereka namakan dengan yang lain, iaitu kepala mereka dilalaikan oleh bunyi-bunyian (muzik) dan penyanyi perempuan, maka Allah akan tenggelamkan mereka itu dalam bumi - Petikan dari Hadis Riwayat Ibn Majah.

11. Kemaluan -
Dan katakanlah kepada perempuan-perempuan mukmin, hendaklah mereka menundukkan pandangan mereka dan menjaga kehormatan mereka - Petikan dari Surah An Nur Ayat 31.

Apabila seorang perempuan itu solat lima waktu, puasa di bulan Ramadan, menjaga kehormatannya dan mentaati suaminya, maka masuklah ia ke dalam Syurga daripada pintu-pintu yang ia kehendakinya - Hadis Riwayat Riwayat Al Bazzar.

Tiada seorang perempuanpun yang membuka pakaiannya bukan di rumah suaminya, melainkan dia telah membinasakan tabir antaranya dengan Allah - Petikan dari Hadis Riwayat Tirmidzi, Abu Daud dan Ibn Majah.

12. Pakaian -
Barangsiapa memakai pakaian yang berlebih-lebihan terutama yang menjolok mata , maka Allah akan memberikan pakaian kehinaan di hari akhirat nanti - Petikan dari Hadis Riwayat Ahmad, Abu Daud, An Nasaii dan Ibn Majah.

Petikan dari Surah Al Ahzab Ayat 59. Bermaksud : Hai nabi-nabi katakanlah kepada isteri-isterimu, anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin, hendaklah mereka memakai baju jilbab (baju labuh dan longgar) yang demikian itu supaya mereka mudah diken ali . Lantaran itu mereka tidak diganggu. Allah maha pengampun lagi maha penyayang.

Sesungguhnya sebilangan ahli Neraka ialah perempuan-perempuan yang berpakaian tetapi telanjang yang condong pada maksiat dan menarik orang lain untuk melakukan maksiat. Mereka tidak akan masuk Syurga dan tidak akan mencium baunya -
Petikan dari Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim. Keterangan : Wanita yang berpakaian tipis/jarang, ketat/ membentuk dan berbelah/membuka bahagian-bahagian tertentu.

13. Rambut -
Wahai anakku Fatimah! Adapun perempuan-perempuan yang akan digantung rambutnya hingga mendidih otaknya dalam Neraka adalah mereka itu di dunia tidak mahu menutup rambutnya daripada dilihat oleh lelaki yang bukan mahramnya - Petikan dari Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim.

Pantang Bagi Wanita Sekiranya Lelaki Berbuat Begini

Suka menyampuk
Apabila mendengar sesuatu cerita, menjadi cepat bosan, hilang sabar dan suka menyampuk. Cerita tidak didengar dengan tekun.


Memerintah
Apabila memerlukan sesuatu, dia seakan-akan memberi perintah dan bukan suatu permintaan. Misalnya, 'buka pintu', 'buat kopi','angkat kasut' dan tidak bermula dengan pertanyaan yang lebih elok seperti 'boleh tolong buatkan kopi' dan 'tolong buka pintu tu'.


Bergurau kasar
Gurauan yang kasar tidak sesuai dengan keperibadian wanitayang lembut sekali gus memperkecilkan wanita apatah lagi jika menggunakan humour yang berbaur sexist. Apabila wanita menunjukkan rasa jengkel, lelaki marah pula dan berkata 'gurau pun tak boleh.'


Cepat naik berang

Sifat lelaki yang cepat berang, suka mengutuk, mengkritik dan meninggikan suara membuat wanita berjauh hati. Lebih baik berkongsi pendapat dengan kaum wanita yang lebih memahami.


Cakap besar

Sikap lelaki yang suka 'syok sendiri' membosankan. Bermegah-megah dengan pencapaian dan kebaikan diri seakan-akan dirinya sahaja yang paling baik.


Suka mengawal
Jika wanita datang dengan sesuatu masalah misalnya berselisih pendapat dengan teman, keluhan tidak didengar secara empati tetapi dengan cepat diberitahu apa yang sepatutnya dilakukan dan bagaimana sesuatu patut dikatakan. Memberi huraian yang tidak dipinta.


Ego sebesar gajah
Sukar meminta maaf walaupun sedar akan kesilapan, sukar mengakui kesilapan dan tidak mahu meminta pertolongan. Tidak mahu merendahkan diri.


Tidak suka meluah emosi
Walaupun ada sesuatu yang mengganggu fikiran, lelaki lebih suka diam membatu lalu membuat wanita tertanya-tanya dan rasa terasing dan terabai.


Buat wanita rasa bersalah

Jika wanita menimbulkan sesuatu perkara yang menimbulkan perasaan kurang senang, lelaki menganggap wanita itulah yang bertanggungjawab membangkitkan perasaan negatif pada dirinya dan bukan terhadap perkara yang disebutkan itu.


Lokek beri pujian
Lelaki suka dipuji tetapi berat memberi pujian sama ada jika masakan sedap atau pakaian isteri yang cantik. Mereka seolah-olah tidak perasan sebarang perubahan. Buat penat masak sehari suntuk dan berdandan untuknya.

Pengotor
Tiada wanita yang tahan dengan lelaki bersifat pengotor sama ada dalam soal kebersihan diri atau yang suka mengotorkan ruang sekitaran.


Lupa hari-hari istimewa
Wanita yang bersifat nostalgik dan romantis memang senang diberi hadiah yang bermakna pada hari-hari istimewa. Lelaki yang 'buat dek' terhadap keinginan begini bersiap sedialah apabila cik adik merajuk.


Tidak tunjuk rasa kasih

Wanita ingin dibelai dan dimanjakan dan tentunya akan berasa tidak disayangi apabila lelaki bersifat seperti robot, tiada luahan kasih sayang dalam bentuk senyuman, gurauan, berkongsi masalah dan dakapan.

Sekiranya anda lelaki, peliharalah diri anda. Anda suka kepada si Dia, oleh itu, anda kenalah menunjukkan yang diri anda itu layak untuk dirinya. Semogaberjaya!

Sunday, March 15, 2009

Nasyid SMK BUKIT JAMBUL 2009..


NAIB JOHAN PERINGKAT KELOMPOK M2...TEMPAT KE-2 DARIPADA
....14 BUAH SEKOLAH....




pas wat show...main posing2 la..apalgi kan..;p
walupun tgh makan..-shafiq,khairil,abdul azim,harun n azim..